Posted on: April 2, 2021 Posted by: publisher Comments: 0

dreadrecordingsuk – Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang 10 tahun 2020 dan mengizinkan penggunaan segel digital atau segel elektronik pada 26 Oktober 2020. Hal itu dilakukan untuk mereformasi UU No.1. Ketentuan mengenai meterai nomor 13 tahun 1985 tidak lagi memenuhi perkembangan hukum, kebutuhan masyarakat dan kebutuhan tata kelola meterai.

Cara Menggunakan E-Materai

Lalu bagaimana cara menggunakan digital seal dan cara menggunakan digital seal akan dibahas di kolom komentar yang dikutip online-pajak.com di bawah ini.

Menurut undang-undang terbaru, bea materai elektronik atau materai digital akan diberlakukan mulai tahun 2021. Stempel elektronik atau disebut juga dengan e-Seal adalah segel yang digunakan untuk dokumen elektronik. Karena dahulu “materai” hanya muncul dalam bentuk kertas, sehingga digunakan juga untuk dokumen fisik atau dokumen kertas.

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 5 Ayat 1 ITE Nomor 8 Agustus 2011 mengatur bahwa dokumen elektronik merupakan alat bukti hukum yang sah. Artinya dokumen elektronik memiliki letak yang sama dengan dokumen kertas, sehingga perlu penanganannya sama seperti dokumen kertas, termasuk penggunaan stempel elektronik.

Dilansir dari klikpajak.id, penggunaan e-Meterai tentunya membutuhkan technical support tersendiri, bisa dikatakan bentuk e-Meterai ini seperti pulsa. Stempel elektronik memiliki kode unik dan informasi tertentu yang ditentukan dalam peraturan menteri.

Kode unik dalam segel elektronik dihasilkan oleh generator kode yang dihasilkan oleh sistem, dan kemudian diumpankan melalui berbagai saluran. Di channel ini akan dibuat e-wallet atau e-wallet yang berisi total nilai Meterai yang harus dibayarkan.

Nantinya, menurut Badan Administrasi Perpajakan Negara atau DJP, akan dikembangkan empat jalur distribusi segel elektronik, yaitu:

1. Saluran elektronik H2H

Segel elektronik akan langsung dihubungkan ke sistem elektronik yang berisi dokumen elektronik atau sistem host-to-host. Konsepnya adalah bahwa dokumen elektronik menggunakan integrasi sistem-ke-sistem atau antarmuka pemrograman aplikasi. Dokumen elektronik yang dibuat di saluran elektronik ini akan otomatis ditandai sesuai kriteria.

2. Saluran elektronik yang terhubung ke e-wallet

Sistem pada saluran elektronik file fisik juga menggunakan e-Wallet, kemudian e-wallet tersebut direkam oleh mesin yang terhubung ke dompet digital. Selama proses ini, dokumen akan dimasukkan ke dalam mesin yang terhubung ke e-wallet, dan kemudian dicetak secara elektronik.

3. Saluran untuk “merchants” untuk meterai tempel

Ini adalah saluran di mana “merchants” menggunakan komputer atau printer atau kertas tertentu untuk mencetak perangko tempel di atasnya. Metode ini adalah salah satu metode ketika membutuhkan meterai tempel untuk dokumen-dokumen fisik.

4. E-Meterai Saluran POS

Sistem meterai elektronik (e-Meterai) atau materai digital terhubung ke sistem POS (point of sale). Selama ketentuan terpenuhi, setiap struk atau struk transaksi yang dihasilkan oleh POS ini akan otomatis diteraa meterai.

Leave a Comment